ADDRESS

55928DE0
www.sentabet.net

Tur Trofi Liga Champions Akan Sambangi Indonesia

 Tur Trofi Liga Champions akan menyambangi Indonesia pada Maret 2019. Heineken sebagai pihak penyelenggara mengatakan tur yang menjadi bagian dari kampanye global tersebut akan menyambangi tiga kota, yaitu di Jakarta, Surabaya, dan Bali.  

 

Tur Trofi mengunjungi Jakarta pada 11-12 Maret, Surabaya pada 13-14Maret, dan Bali pada pada 16-17 Maret. Selama enam hari, pencinta sepak bola di Indonesia akan memiliki kesempatan langka untuk mengabadikan momen dengan trofi Liga Championsyang ikonik, bertemu dengan legenda sepak bola, dan merasakan sensasi ala Liga Champions.

Kampanye Heineken untuk UEFA Liga Champions 2018/2019 mengambil spirit “Unmissable”. Alasannya, setiap pertandingan Liga Champions memiliki momen-momen berharga yang sayang dilewatkan.

Heineken menghadirkan momen-momen ini untuk para penggemar sepakbola di seluruh dunia dengan memberi pengalaman yang tak terlupakan, melalui kesempatan bertemu langsung dengan trofi Liga Champions UEFA dan legenda sepak bola.

Direktur Pemasaran PT Multi Bintang Indonesia Niaga yang merupakan bagian dariHEINEKEN Company, Mariska Van Drooge, mengatakan Heineken sangat senang bisa membawa trofi Liga Champions ke Indonesia pada tahun ini. Apalagi, Indonesia memiliki basis fans sepak bola besar.

“Acara ini adalah pengalaman berharga bagi penggemar sepak bola di luar Eropa untuk bertatap muka dengan trofi Liga Champions dan legenda sepak bola terkenal, yang namanya segera kami umumkan. Kami ingin memberikan fans kesempatan untuk menciptakan pengalaman yang ‘Unmissable’ dari Liga Champions,” kata Van Drooge, melalui rilis yang diterima Bola.com, Kamis (21/2/2019).

Trofi Liga Champions dianggap sebagai piala paling bergengsi di kalangan klub sepak bola. Secara total, ada 79 klub sepak bola dari 55 negara Eropa yang bersaing untuk memenangkan turnamen tahun ini.

Tapi sebelum itu, intip di sini lima fakta tentang trofi Liga Champions yang harus kamu ketahui

5 Fakta Menarik
1. Sebelum dikenal sebagai Liga Champions UEFA (UCL), nama turnamen ini adalah European Cup. Piala perdananya disumbangkan oleh L’Équipe, sebuah surat kabar olahraga dari Prancis.

2. Piala UCL saat ini adalah versi desain keenam yang direplikasi, yang telah digunakan sejak 2006 – setelah Liverpool memenangkan piala European Cup kelima mereka pada 2005.

3. Hanya ada lima klub yang memiliki hak istimewa untuk menyimpan piala UCL asli, yaitu: Real Madrid, AFC Ajax, Bayern Munich, AC Milan, dan Liverpool. Sebuah klub diizinkan menyimpan trofi versi asli jika telah berhasil menang sebanyak lima kali atau tiga kali berturut-turut.

4. Mengingat bentuknya yang ikonik, piala UEFA Liga Champions sering dijuluki sebagai “Si Telinga Besar”, atau La Coupe aux Grandes Oreilles dalam bahasa Prancis dan La Orejona dalam bahasa Spanyol.

5. Desain piala UCL terinspirasi dari karya Jörg Stadelmann, seorang desainer perhiasan asal Swiss. Piala ini berwarna perak mengkilap dengan tinggi 74 cm dan berat sekitar 11 kilogram.

Piala UCL akan diukir dengan nama klub yang menjuarai turnamen di akhir pertandingan final. Liga Champions menjadi salah satu kompetisi olahraga yang paling populer di dunia. Pertandingan final Liga Champions pada 2018 ditonton 350 juta pemirsa dan rata-rata pertandingan disaksiskan sebanyak 160 juta orang. Tahun ini, Liga Champions memasuki musim ke-64. Pertandingan final akan dilangsungkan di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid, pada 1 Juni 2019

Tinggalkan Balasan