ADDRESS

55928DE0
www.sentabet.net

Luxemburgo Menilai Guardiola Masih Membutuhkan Pembuktikan

Luxemburgo Menilai Guardiola Masih Membutuhkan Pembuktikan
Luxemburgo Menilai Guardiola Masih Membutuhkan Pembuktikan

Luxemburgo Menilai Guardiola Masih Membutuhkan Pembuktikan, Prestasi yang diukir Josep Guardiola tidak membuat Vanderlei Luxemburgo terkesan. Pelatih asal Brasil itu menilai Guardiola masih membutuhkan pembuktikan.

Luxemburgo Menilai Guardiola Masih Membutuhkan Pembuktikan

Guardiola banyak dianggap sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini. Pria Catalan itu mencapai keberhasilan kala melatih Barcelona pada 2008-2012 dan Bayern Munich pada 2013-2016.

Pemain legendaris Barcelona, Xavi Hernandez, bahkan mengklaim bahwa eks pelatihnya itu merupakan figur paling berpengaruh dalam sepakbola dalam 10 tahun terakhir. Meskipun tidak sedikit juga yang masih meragukan Guardiola, karena selalu mendapatkan klub yang memiliki materi skuat yang sudah apik.

Luxemburgo lebih banyak menghabiskan kariernya di kampung halamannya termasuk melatih timnas Brasil. Tapi dia juga pernah melatih rival Barca, Real Madrid, pada 2005-2006.

Menurut dia, pelatih Bayern saat ini Carlo Ancelotti masih di atas Guardiola. Namun, penilaian Luxemburgo akan berubah apabila Guardiola bisa mengantar Manchester City menjuarai Liga Champions.

“Pep Guardiola lebih baik dalam pemasaran daripada melatih,” kata Luxemburgo kepada Fox Sport. “Dia memang memenangi banyak titel juara, tapi Luis Enrique [pelatih Barca saat ini] juga sudah melakukan hal yang sama.”

“Guardiola bergabung Bayern Munich, dia mempersiapkan dirinya, mempelajari bahasanya, dan dia tidak mencapai yang sama seperti Jupp Heynckes, yang memenangi treble saat usianya 70 tahun,” imbuh pelatih yang kini berkarier di Liga China itu.

“Dia [Ancelotti] juara di [AC] Milan, Madrid … saya pikir untuk membuktikan bahwa dia lebih baik, maka dia harus bisa juara dengan Manchester City.”

Sejauh ini karier Guardiola di City berlangsung mulus. The Citizens hanya sekali kalah dalam 12 pertandingan kompetitif, dan meraih empat poin dalam dua laga pertama fase grup Liga Champions.

Tinggalkan Balasan