ADDRESS

55928DE0
www.sentabet.net

Cristiano Ronaldo mempercayai Eder sepenuhnya

Cristiano Ronaldo mempercayai Eder sepenuhnya
Cristiano Ronaldo mempercayai Eder sepenuhnya

Cristiano Ronaldo mempercayai Eder sepenuhnya, Pada pertandingan sengit yang terjadi pada 10-7-2016, Ronaldo tanpa di duga mengalami musibah yang mengakibatkan tidak bisa bermain karena cedera.

Pada menit ke-9, Ronaldo mendapatkan ganjalan dari Dimitri Payet. Tidak pelanggaran memang, tetapi Ronaldo salah jatuh.

Ekspresi Ronaldo menunjukkan rasa nyeri. Bahkan, mata pemain Real Madrid itu terlihat berkaca-kaca menahan tangis.

Dia sempat mendapatkan perawatan di sisi lapangan. Kemudian, Ronaldo kembali ke lapangan permainan.

Namun, pada akhirnya Ronaldo tak sanggup melanjutkan permainan. Ia melambaikan tangan ke arah pelatih, meminta untuk diganti karena tak kuasa menahan cederanya.

Ronaldo pun terlihat sangat kecewa, seraya menyerahkan ban kaptennya kepada Luis Nani. Pemain 31 tahun itu sampai menitikkan air mata karena hanya bermain 24 menit.

 

Cristiano Ronaldo mempercayai Eder sepenuhnya

 

Ricardo Quaresma pun masuk menggantikan Ronaldo.

Cristiano Ronaldo turut berperan dalam gol Portugal yang dicetak oleh Eder ke gawang Perancis pada final Piala Eropa di Stade de France, Minggu (10/7/2016).

Eder baru masuk menggantikan Renato Sanches pada menit ke-79, sedangkan Ronaldo terpaksa ditarik keluar akibat cedera lutut pada menit ke-25.

Meski mengalami cedera, Ronaldo tetap bertahan di bangku cadangan. Dia bahkan sempat memberikan pesan sebelum Eder masuk ke lapangan.

Hasilnya, Eder memecah kebuntuan dengan tembakan keras ke pojok kanan gawang Hugo Lloris. Ini menjadi gol pertama Eder di turnamen.

“Ronaldo mengatakan bahwa saya akan mencetak gol kemenangan. Pelatih mengetahui kualitas saya. Mereka memercayai saya dan saya senang bisa membayarnya dengan gol ini,” ujar Eder kepada RTP.

Perjalanan Eder seperti menggambarkan kiprah Portugal di Piala Eropa 2016. Pada awalnya, dia hanya dipandang sebelah mata mengingat statusnya cuma sebagai striker pelapis.

Sepanjang turnamen, Eder hanya tampil tiga kali, seluruhnya sebagai pengganti. Namun, satu penampilan terakhir cukup menggoreskan namanya ke dalam buku sejarah.

Eder kini sejajar dengan tiga legenda, Viktor Ponedelnik (Uni Soviet, 1960), Oliver Bierhoff (Jerman, 1996), dan David Trezeguet (Prancis, 2000).

Mereka ialah para pencetak gol kemenangan buat negaranya yang tercipta di babak tambahan waktu pada final Piala Eropa.

“Sejak hari pertama, saya pikir kesempatan untuk saya akan datang. Pelatih memberi saya kekuatan serta energi positif dan gol itu sangat penting sebagai buah kerja keras,” ucap Eder

Tinggalkan Balasan