ADDRESS

55928DE0
www.sentabet.net

Antara Josep Guardiola dan Jose Mourinho mengenai jabat tangan

Antara Josep Guardiola dan  Jose Mourinho mengenai jabat tangan
Antara Josep Guardiola dan Jose Mourinho mengenai jabat tangan

Antara Josep Guardiola danĀ  Jose Mourinho mengenai jabat tangan, Josep Guardiola siap menjabat tangan Jose Mourinho saat Manchester City melawan Manchester United pada ajang International Champions Cup di National Stadium, Beijing, Senin (25/7/2016).

Keduanya memang sempat terlibat rivalitas panas ketika menangani Barcelona dan Real Madrid. Sebanyak 11 kali, Guardiola dan Mourinho bertemu pada duel bertajuk El Clasico.

Hanya, Guardiola mengingatkan bahwa laga kali ini hanya berstatus uji coba. Dia pun coba meredam tensi dengan bersikap ramah kepada Mourinho.

Antara Josep Guardiola danĀ  Jose Mourinho mengenai jabat tangan

 

“Tentu saja, saya akan menjabat tangan dia. Kami adalah orang-orang sopan. Mengapa dia tidak menjabat tangan saya? Tidak ada alasan untuk itu,” tutur Guardiola.

Menjelang laga, Guardiola juga tidak mau meremehkan tim berjulukan Setan Merah. Meskipun, pasukan Mourinho baru takluk 1-4 dari Borussia Dortmund di Shanghai Stadium, Jumat (22/7/2016).

Di mata Guardiola, kekuatan Man United sesungguhnya tidak tercermin dari pertandingan tersebut.

“Terlalu dini untuk menilai Man United. Saya sangat yakin, mereka lebih kuat dari musim lalu. Mereka punya manajer bagus, manajer berkualitas, dan akan membeli pemain baru,” kata Guardiola.

Kewaspadaan Guardiola cukup beralasan. Beberapa waktu terakhir, media-media Inggris ramai memberitakan potensi kepindahan Paul Pogba ke Old Trafford.

 

Kabar sebelumnya, Manajer Jose Mourinho melancarkan pernyataan ketus saat mendapat pertanyaan apakah ia akan menjabat tangan Josep Guardiola saat Manchester United melawan Manchester City di National Stadium, Beijing, Senin (25/7/2016).

Man United bentrok dengan Man City di ajang International Champions Cup (ICC) 2016. Laga tersebut hanya sebatas uji coba pramusim.

Mourinho dan Guardiola sempat terlibat dalam rivalitas ketika keduanya bersaing di La Liga sebagai pelatih Real Madrid dan Barcelona.

Mourinho heran mendapat pertanyaan seperti itu, namun ia tetap menjawab.

“Tentu saja saya akan menjabat tangannya. Saya tidak mengerti mengapa pertanyaan itu ditujukan ke Guardiola dan kepada saya,” ucap Mourinho seperti dilansir Mirror.

“Kami berkerja bersama di Barcelona dan bersaing satu sama lain di Spanyol. Saya tidak mengerti mengapa ada pertanyaan seperti ini,” ujar dia.

Manajer berjulukan The Special One juga mengungkapkan prioritasnya selama di Beijing. Prioritas tersebut adalah membawa seluruh pemain kembali ke Manchester tanpa masalah cedera ketimbang hasil di ajang ICC.

“Kondisi lapangan sangat buruk dan kondisi pemain saya lebih penting dari hasil. Kami tidak boleh pergi dan menghilang serta tidak bermain, jadi kami harus bermain dan berusaha mendapatkan keberuntungan,” ujar dia.

“Biasanya saat kita berharap keberuntungan berarti menginginkan hasil bagus. Hasil yang saya inginkan adalah kembali tanpa mengalami masalah cedera,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan